Senin, 07 Juni 2010

Dimensi-dimensi Advesity Quotient

Stoltz (2000) menjelaskan bahwa AQ terdiri atas empat dimensi yang disingkat dengan CORE (Control, Ownership, Reach, Endurance). Sebelumnya Stoltz (2000) mengatakan bahwa dimensi AQ terdiri dari Control, Origin, dan Ownership, Reach, dan Endurance (CO2RE). Dalam penelitiannya Stoltz mengatakan bahwa dimensi Origin dan Ownership saling berkaitan, seseorang harus menyalahkan orang lain untuk peristiwa yang buruk agar tetap gembira padahal orang yang paling efektikf adalah memikul tanggung jawab untuk menghadapi maslalah, tidak peduli apa yang mnyebabkan kesulitan. Jadi Stoltz memutuskan bahwa dimensi AQ adalah Control, Ownership, Reach, dan Endurance.
1. C = Control (Pengendalian)
Dimensi ini mempertanyakan: Berapa banyak kendali yang seseorang rasakan terhadap sebuah peristiwa yang menimbulkan kesulitan? Kata kuncinya ialah merasakan. Dimensi ini adalah suatu awal yang paling penting dan tambahan untuk teori optimisme Seligman. Mereka yang AQ-nya lebih tinggi merasakan kendali yang lebih besar atas peristiwa dalam hidupnya daripada seseorang yang memiliki AQ yang lebih rendah dan mereka yang AQ-nya lebih tinggi cendrung melakukan pendakian dan relative kebal terhadap ketidakberdayaan, sementara orang yang AQ-nya lebih rendah cendrung berkemah atau berhenti.
2. O = Ownership (Kepemilikan)
Dimensi ini mempertanyakan: sejauh mana individu mengandalkan diri sendiri untuk memperbaiki situasi yang dihadapi, tanpa memperdulikan penyebabnya. Individu yang memiliki skor Ownership tinggi akan mengambil tanggung jawab untuk memperbaiki keadaan, apapun penyebabnya. Adapun individu yang memiliki skor Ownership sedang memiliki cukup tanggung jawab atas keesulitan yang terjadi, tapi mungkin akan menyalahkan diri sendiri atau orang lain ketika ia lelah. Sedangkan individu yang memiliki skor Ownership yang rendah akan menyangkal tanggung jawab dan menyalahkan orang lain atas kesulitan yang terjadi.
3. R = Reach (Jangkauan)
Dimensi ini mempertanyakan: sejauh manakah kesulitan akan menjangkau bagian-bagian lain dari kehidupan seseorang? Respon-respon AQ yang rendah akan membuat kesulitan memasuki segi-segi lain dari kehidupan seseorang. Semakin rendah skor R seseorang, semakin besar kemungkinannya orang tersebut menganggap peristiwa-peristiwa buruk sebagai bencana. Semakin tinggi R, semakin besar kemungkinannya orang tersebut membatasi jangkauan masalahnya pada peristiwa yang sedang dihadapi.
4. E = Endurance (Daya tahan)
Dimensi ini mempertanyakan dua hal yang berkaitan : berapa lamakah kesulitan akan berlangsung? Dan berapa lamakah penyebab kesulitan itu akan berlangsung? Semakin rendah skor Endurance semakin besar kemungkinan seseorang menganggap kesulitan dan penyebab-penyebabnya akan berlangsung lama.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2010 Inda Ayu Lestari | Design : Noyod.Com